3 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Kehamilan

2
318

Sebagai Ayah dan Bunda, mendapatkan kepercayaan untuk menjadi orangtua adalah hal yang tentunya sangat membahagiakan. Nah, jika Ayah dan Bunda merencanakan kehamilan dalam waktu dekat, tentu banyak hal yang perlu dipersiapkan, bukan? Beberapa hal yang perlu Ayah dan Bunda perhatikan saat mempersiapkan kehamilan, antara lain:

  1. Perhatikan konsumsi Asam Folat

Asam folat atau vitamin B9 sangat penting untuk janin dan ibu hamil. Asam folat penting untuk perkembangan otak dan sumsum tulang belakang janin. Sehingga, konsumsi asam folat dapat mencegah bayi terlahir dengan cacat saraf. Kekurangan asam folat juga membuat Bunda rentan mengalami anemia selama kehamilan. Namun, kelebihan konsumsi asam folat juga ternyata berbahaya bagi janin.

Beberapa peneli menyebutkan bahwa kelebihan asam folat meningkatkan resiko 3 kali lipat anak terlahir autis. Menurutnya, kelebihan asam folat bisa diakibatkan oleh konsumsi suplemen dan pola makan menjelang dan selama kehamilan.

Dosis yang disarankan untuk konsumsi asam folat sekitar 0,4 mg atau 400 mcg per hari. Jika Bunda memutuskan mengonsumsi suplemen untuk menambah asupan asam folat. Cek pada label suplemen tersebut kandungan asam folatnya tak lebih dari yang disarankan.

Selain suplemen, kandungan asam folat bisa ditemukan dalam sayuran hijau seperti bayam dan kangkung, buah jeruk, lemon, anggur, kacang-kacangan, biji-bijian utuh (gandum, roti, beras, termasuk dalam bentuk serela, roti, atau pasta).

  1. Pola hidup sehat

Hal yang tidak kalah penting saat Ayah dan Bunda merencanakan kehamilan adalah dengan menerapkan hidup sehat. Beberapa pola hidup sehat yang perlu Ayah dan Bunda terapkan antara lain:

  • Olaharga teratur. Tak perlu olahraga berat yang menguras tenaga, olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepada, lari (joging), berenang, cukup untuk melancarkan metabolisme tubuh
  • Pastikan berat badan Bunda memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang ideal. Jika BMI ideal, maka peluang untuk mendapatkan kehamilan pun lebih besar.
  • Hindari asap rokok, minuman bersoda, makanan instan
  • Batasi konsumsi kafein. Kafein biasanya terkandung dalam kopi, the, cokelat, dan obat-obatan
  • Istirahat yang cukup
  • Hentikan konsumsi obat-obatan. Beberapa kandungan obat dapat tersimpan dalam lemak dan mengendap di tubuh.
  • Hindari stres. Ovulasi atau pelepasan sel telur dapat terganggu jika mengalami stres. Stress juga dapat mempengaruhi perkembangan janin.
  1. Perhatikan makanan yang dikonsumsi

Ikan memang makanan dengan sumber asam lemak omega-3 yang baik, protein, vitamin D, dan nutrisi lainnya. Namun, beberapa ikan juga dikhawatirkan tinggi merkuri yang tentu saja ini tidak baik untuk Bunda yang sedang hamil. Kandungan merkuri dalam ikan yang terlalu tinggi, biasanya terkandung dalam ikan laut dapat menyebabkan keguguran hingga cacat bawaan pada bayi.

Beberapa ikan yang perlu dihindari atau kurang disarankan untuk dikonsumsi jika Bunda merencanakan kehamilan antara lain ikan king makarel, ikan todak (ikan pedang), ikan tuna sirip kuning, udang, salmon, dan lainnya.

Selain ikan yang mengandung merkuri, Bunda juga perlu menghindari jenis makanan tertentu yang rentan terkontaminasi oleh bakteri salmonella atau E-colli dan toksoplasmosis. Jenis makanan yang perlu dihindari antara lain keju lunak yang tidak dipasteurisasi, daging merah, ikan mentah, dan sebagainya.

Nah, ikhtiar dan doa tentu kita telah panjatkan saat kita merencanakan kehamilan. Untuk hasilnya, kita serahkan pada Yang Kuasa. Semoga kita semua bisa menjaga amanah untuk mendidik Buah Hati kita menjadi anak yang cerdas dan sholeh-sholehah ya, Bunda.

 

 

2 COMMENTS