5 Hal Yang Dianggap Mengganggu Tapi Akan Dirindukan Dari Si Kecil

2
466

Assalamu’alaikum Ayah dan Bunda,

Dikaruniai buah hati merupakan nikmat terbesar bagi mayoritas orang tua, bukan? Iya, karena si Kecil mampu mengubah sebagian besar hidup Ayah dan Bunda. Mereka sangat menggemaskan dan mampu menjadi penyemangat setiap hari-hari orang tua. Seperti kehadiran Hafiz dan Hafizah bagi Ayah dan Bunda mereka. Dan tentunya Ayah dan Bunda pun ingat, bahwa doa anak-anak kelak menjadi amal jariyah bagi orang tua.

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang diambil manfaatnya, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631)

Namun, jika boleh jujur terkadang Ayah dan Bunda Hafiz maupun Hafizah sedikit banyak terganggu dengan aktivitas anak apalagi saat mereka masih balita. Kadang Bunda merasa lelah dengan segala tingkah mereka. Wajar jika sesekali Bunda merasa benar-benar penat dan kesal, apalagi saat badan lelah dan melihat ruangan berantakan karena Hafiz kecil selesai bermain-main.

Jika Ayah dan Bunda saat ini merasakan hal yang sama dengan apa yang dirasakan Ayah dan Bunda Hafiz – Hafizah, sadarilah bahwa suatu hari nanti kita akan merindukan paling tidak 5 hal ini saat mereka kecil.

  1. Pertanyaan ini dan itu

“Bunda kenapa burung bisa terbang?”, “Ayah, hujan turunnya dari mana?”, “Bunda, kenapa kita makan nasi?”, “Bunda, kenapa adik bayi ada di perut Bunda?” dan tentu masih banyak pertanyaan lainnya. Itulah beberapa pertanyaan yang dilontarkan si Kecil Hafiz dan Hafizah.

Rasa ingin tahu yang besar membuat anak-anak sering melontarkan pertanyaan kepada kita di luar apa yang kita pikirkan. Tak jarang pertanyaannya pun susah dijawab atau ayah dan Bunda kebingungan untuk menjawab dengan bahasa dan penjelasan yang mudah mereka pahami. Setelah kita jawab, mungkin pertanyaan mereka pun tak berhenti sampai di situ. Banyak rentetan pertanyaan mereka karena rasa penasaran ini.

Percayalah, ketika buah hati telah tumbuh lebih besar, semakin sibuk dengan kegiatan sekolahnya, aktivitasnya di luar rumah, ocehan-ocehan dan pertanyaan mereka yang kadang membuat Ayah dan Bunda geleng-geleng kepala akan menjadi momen yang kita rindukan. Seperti halnya Bunda Hafiz saat ini yang mulai kesepian ketika Hafiz pergi ke sekolah atau bermain dengan teman-temannya.

  1. Seperti bayangan diri

Kita selalu menjadi pusat perhatian bagi anak-anak. Ayah dan Bunda adalah role-model bagi mereka. Tak heran saat berada di dekat mereka pun, si Kecil selalu ingin mengikuti apa yang Ayah dan Bunda lakukan. Saat Bunda sibuk mempersiapkan bahan memasak di dapur, si Kecil ikut sibuk melakukan ini dan itu, ikut membuka dan menutup pintu kulkas, ikut memotong-motong bahan masakan, dan sebagainya. Saat Ayah mencuci kendaraan pun, si Kecil tak mau kalah ikut mengelap kendaraan atau bahkan sepeda mereka dan bermain air. Bahkan, saat kita hendak ke toilet pun si Kecil ingin ikut serta.

Layaknya bayangan, kemana pun kita pergi dan apa pun yang kita lakukan si Kecil akan mengikuti kita, melakukan yang sama dengan apa yang Ayah dan Bunda lakukan. Terkadang kita merasa kesal dan jengkel, saat sedang terburu-buru tapi si Kecil merengek minta sesuatu untuk melakukan hal yang sama dengan kita. Duuuh, rasanya ingin membentak si Kecil tapi harus ekstra sabar agar tak menyakiti hati si Kecil.

Tapi, tahukah Ayah dan Bunda ini merupakan saat-saat yang paling membahagiakan dengan si Kecil. Saat mereka sudah mulai sibuk dengan aktivitasnya, susah diajak kesana-kesini, kita akan merindukan masa kecil mereka. Tanpa diajak pun mereka akan menmgikuti apa yang kita lakukan.

  1. Pelukan yang terus-menerus

Si Kecil Hafiz sangat senang sekali memeluk Ayah dan Bundanya. Tak terhitung berapa pelukan yang ia berikan untuk Ayah dan Bundanya dalah sehari. Namun, saat Hafiz beranjak dewasa, ia mulai enggan memeluk Ayah dan Bunda apalagi jika di depan umum. Ia malu jika apa yang dilakukannya justru akan membuatnya ditertawakan orang lain. Padahal saat ia kecil, ia tak menghiraukannya.

Ayah dan Bunda pasti merasakan hal yang sama bukan? Entah dengan alasan si Kecil sudah mulai malu melakukan itu, atau karena waktu bersama Ayah dan Bunda yang semakin berkurang. Nah, suatu saat pelukan-pelukan hangat dari si Kecil akan menjadi salah satu hal yang kita rindukan. Tak perlu risau, karena hal itu adalah wajar. Mereka mulai tumbuh dewasa dan mulai tumbuh rasa malu. Selain itu juga keterbatasan waktu yang dimiliki bersama membuat ia sibuk memikirkan aktivitas dan kepentingan dirinya.

Ini adalah hal yang akan Ayah dan Bunda rindukan. Namun, pelukan ini sesekali tetap bisa Ayah dan Bunda berikan untuk mereka. Sebagai simbol rasa sayang dan bangga kepada mereka. Karena pelukan, selain dapat memicu endorpin yang dapat meningkatkan rasa bahagia juga dapat meningkatkan rasa percaya diri si Kecil.

  1. Berbagi kasur

Meskipun sudah mempunyai kamar sendiri, si kecil Hafiz lebih suka tidur bersama Ayah dan Bunda. Banyak alasan yang kadang diutarakan si kecil Hafiz mulai dari  takut tidur sendiri, minta dibacakan dongeng, atau alasan yang lainnya. Ayah dan Bunda harus berbagi kasur dengan si Kecil. Terkadang harus rela tak Ayah atau Bunda tak mendapatkan kasur karena si kecil Hafiz yang posisi tidurnya berputar-putar.

Namun, ketika si kecil Hafiz telah beranjak dewasa, Ayah dan Bunda merindukan mereka tidur dalam satu kasur yang sama. Hal ini tentu tak bisa lagi mereka ulangi. Bukan begitu, Ayah dan Bunda sekalian?

  1. Membantunya melakukan semua hal

Saat Hafiz masih kecil, Ayah dan Bunda selalu berganti memenuhi kebutuhan sehari-hari Hafiz mulai dari menyuapinya saat makan, membantunya ke toilet saat ingin pipis atau pup, dan sebagainya. Si kecil Hafiz hanya bisa berteriak dan menangis ketika ia merasakan atau menginginkan sesutau. Ini terjadang membuat Ayah dan Bunda kehilangan akal. Tak tahu harus berbuat apa agar si kecil Hafiz tak lagi menangis. Tentu hal ini terkadang membuat Ayah dan Bunda merasa lelah, merasa bersalah jika tak mampu memahami apa yang diinginkan si Kecil. Ayah dan Bunda sekalian juga merasakan seperti ini bukan?

Ya, ini terkadang memang menjengkelkan. Menguras tenaga dan pikiran saat kita harus siap siaga 24 jam dan memahami si Kecil tanpa mereka bisa mengutarakan kemauan mereka. Suatu saat, ketika mereka beranjak dewasa dan tak perlu merengek lagi saat menginginkan sesuatu, Ayah dan Bunda akan merindukan masa-masa seperti ini.

Oleh sebab itu, jika saat ini Ayah dan Bunda merasa lelah dengan tingkah polah si Kecil yang kadang diluar batas kemampuan kita untuk mendampingi, mencegah, atau menurutinya. Syukuri dan ingat bahwa suatu saat banyak alasan untuk merasakan kerinduan dengan masa-masa Buah Hati saat ia kecil.

 

Sumber:

https://sg.theasianparent.com/annoying-things-small-kids-do/

 

2 COMMENTS