6 Cara Mudah Meningkatkan Kemampuan Bicara Si Kecil

0
1114

Setiap anak mempunyai perkembangan dan kemampuan yang berbeda dengan yang lain. Termasuk dengan kemampuan bicara mereka. Ada anak yang sudah mampu berbicara dengan jelas di usia 2 tahun. Ada yang masih terbata-bata dalam berbicara, namun untuk kemampuan lainnya lebih berkembang.

Sebagai orangtua tentu tak perlu membanding-bandingkan anak dengan anak lain. Namun, ada banyak hal positif yang dapat orangtua lakukan untuk mengoptimalkan perkembangan si Kecil. Dalam hal kemampuan bicara, orangtua bisa melakukan 6 cara mudah ini untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak:

1. Membaca

Biasakan membacakan buku ke anak, bahkan ketika mereka masih di dalam kandungan. Setiap bayi mencintai suara orangtuanya, jadi gunakan peluang ini untuk mendapatkan banyak manfaat dari membacakan buku ke anak. Selain buku, orangtua juga perlu untuk membacakan ayat-ayat suci Al Quran pada mereka. Ini bisa menumbukan rasa cinta pada Al Quran dan Allah SWT.

2. Berbicara dengan normal

Tak sedikit orang yang berbicara dibuat-buat menyerupai anak-anak mereka berbicara. Misalnya seperti ikut cadel atau yang lainnya. Ingat bahwa anak-anak meniru apa yang dilihat dan didengar. Ayah dan Bunda perlu berbicara dengan jelas sebagai permulaan yang bagus untuk meningkatkan kemampuan berbicara si Kecil.

3. Kontak mata saat berbicara

Ketika berbicara dengan si Kecil, coba untuk selalu menyertainya dengan kontak mata atau menatap matanya. Ini akan membuat mereka mendengarkan dengan jelas dan tahu apa yang Ayah Bunda maksudkan.

4. Tunjukan ketertarikan Ayah-Bunda saat mereka berbicara

Jangan hanya menatap matanya ketika berbicara dengan mereka, tapi tunjukan ketertarikan Ayah-Bunda terhadap apa yang sedang dibicarakan. Saat mereka berbicara, coba dengarkan dan perhatikan mereka. Sama seperti orang dewasa, ketika apa yang mereka bicarakan menarik perhatian kita, tentu mereka akan senang melakukannya.

5. Dengarkan

Ketika si Kecil mulai mengatakan kata pertama mereka, itu sangat penting untuk mereka tahu apa maksud dari ucapannya. Maka dari itu, dengarkan mereka dan beri perhatian dengan apa yang mereka ucapkan. Meskipun apa yang kita dengar tidak bermakna.

6. Jangan koreksi kesalahan bicaranya

Anak-anak akan menyerap informasi sebelum mereka menirukannya. Termasuk apa yang mereka bicarakan adalah apa yang sebelumnya mereka dengar. Ketika memulai berbicara, anak-anak pasti akan melakukan kesalahan. Karena ini adalah bagian dari proses.

Ketika mereka salah dalam mengucapkan sesuatu, lebih baik untuk tidak buru-buru mengoreksinya. Ini bisa membuat mereka menjadi tak percaya diri untuk belajar mengucapkan sesuatu. Nah, jika mereka salah mengucapkan sesuatu, Ayah dan Bunda bisa mengoreksinya dengan apresiasi, tanpa perlu mengatakan bahwa apa yang dikatakan si Kecil salah. Ingat bahwa si Kecil akan belajar dari apa yang didengar.