9 Tipe Kecerdasan, Yang Mana Kejeniusan Buah Hati Anda?

8
1557

Ketika si Kecil kurang memahami pelajaran matematika-nya, jangan buru-buru frustasi. Atau ketika si Kecil menunjukan keengganannya belajar IPA, bukan berarti ia tak pandai.

Kepintaran di bidang akademik memang cukup penting, tapi bukan penentu segalanya. Karena ada 9 tipe kecerdasan lainnya. Nah, coba kita cek Buah Hati kita termasuk dalam tipe kejeniusan yang manakah?

Tipe kecerdasan buah hati

1. Kecerdasan logik matematika

Kecerdasan logik matematika ini merupakan kemampuan seseorang dalam mengatur, mengukur, dan memahami simbol numerik, abstraksi, dan logika. Sudah jelas, bahwa kecerdasan inilah yang dijadikan tolok ukur kecerdasan akademik di sekolah.

2. Kecerdasan lingusitik

Keceredasan linguistik merupakan kemampuan seseorang dalam pengolahan bahasa, baik secara tertulis dan/atau lisan. Anak-anak yang memiliki kecenderungan kecerdasan linguistic biasanya lebih tertarik dengan membaca dan menulis atau mengeja tulisan. Ia juga lebih mampu memahami sesuatu yang tertulis dari pada melalui gambar.

3. Kecerdasan visual spasial

Kecerdasan visual spasial merupakan kemampuan seseorang dalam mempersepsikan dunia visual. Anak-anak yang mempunyai kemampuan ini biasanya terlihat ketika mereka terampil memaminkan puzzle, menggambar, dan melukis. Seseorang dengan kecerdasan visual spasial mempunyai kemahiran di bidang fotografi.

4. Kecerdasan kinestetik

Kemampuan kinestetik ini merupakan kemampuan memanfaatkan anggota tubuhnya dengan cara yang terampil. Si kecil dengan kecerdasan ini biasanya terlihat dalam kemahirannya menari dan olahraga fisik.

5. Kecerdasan musikal

Seperti namanya, kecerdasan musikal merupakan kemampuan mengenali dan menciptakan nada, ritme, dan pola suara. Sudah pasti si Kecil akan tertarik dengan nyanyian dan bernyanyi. Ketertarikannya melebihi yang lain tentunya.

6. Kecerdasan intrapersonal

Steve Jobs, seorang punggawa yang sukses membawa perusahaan Apple naik daun ternyata memiliki IQ rata-rata. Namun, sebagai pemimpin yang berhasil ia memiliki kemampuan intrapersonal yang baik.

Kecerdasan intrapersonal yaitu merupakan kemampuan seseorang untuk menyadari kelemahan, kekuatan, hingga perasaan dirinya sendiri. Nah, jika si Kecil tak memiliki kecerdasan yang terlihat oleh mata seperti akademis, visual, kinestetik, atau musical. Tak perlu bersedih. Mungkin kecerdasan intrapersonalnya lebih baik dari yang lainnya.

7. Kecerdasan interpersonal

Berlawanan dengan kecerdasan interpersonal, kecerdasan interpersonal ini merupakan kemampuan berkomunikasi dengan orang lain dengan memahami maupun mempengaruhi orang lain.

Tidak semua orang mempunyai kecerdasan ini. Pun bagi anak. Tidak semua anak mempunyai kemampuan menjalin komunikasi dengan orang lain. Jika si Kecil menunjukan keberaniannya dalam berkomunikasi dengan orang lain, apresiasi hal itu.

8. Kecerdasan naturalis

Merupakan kategori kecerdasan tambahan yang berkaitan dengan kemampuan mengolah informasi lingkungan baik alam maupun lingkungan sekitar. Contoh sederhananya ketika si Kecil menyukai alam bebas, berelasi dengan hewan, atau dengan mudah dapat mengingat berbagai nama tumbuhan dan binatang, berarti ia mempunyai kecerdasan ini.

9. Kecerdasan eksistensial

Ini merupakan kecerdasan yang berkaitan dengan kesadaran beragama dan spiritual. Setiap orang termasuk anak-anak mempunyai kemampuan yang berbeda dalam belajar membaca dan menghafal Al Quran. Nah, jika di usia dini ia mampu menghafal dan menjadi tahfiz, si Kecil berarti mempunyai kecerdasan tersebut.

Bunda, kecerdasan setiap anak berbeda-beda, bahkan antara kakak dan adik ataupun anak kembar sekalipun. Oleh sebab itu, orangtua perlu mendukung setiap kecerdasan yang dimiliki si Kecil ya.

8 COMMENTS