Bun, Ini Bisa Jadi Penyebab Alergi pada Bayi

2
6109

Tak hanya terjadi pada orang dewasa atau anak-anak. Alergi juga bisa menyerang bayi bahkan yang baru lahir. Alergi memang umum terjadi. Namun, Bunda juga perlu melakukan tindakan pencegahan. Dan bila alergi sudah terlanjur terjadi, orangtua perlu mengenali pemicu alergi agar dapat mencegah munculnya alergi pada bayi.

Kenali  penyebab alergi pada bayi

Alergi adalah sebuah bentuk reaksi dari sistem kekebalan tubuh (sistem imun) karena respon terhadap zat asing yang tertelan, tersentuh, terhirup, atau bisa juga disuntikan ke dalam tubuh. Memang tak mudah menentukan bayi kita alergi terhadap apa. Butuh observasi atau pengamatan pada respon bayi terhadap apa yang membuatnya alergi.

Alergi bisa terjadi karena protein dalam makanan atau susu, debu, atau bisa juga bayi alergi terhadap jamur atau kecoak dan hewan lainnya. Faktor genetik atau keturunan juga bisa menjadi penyebab bayi mempunyai alergi terhadap sesuatu. Jika orangtuanya memiliki riwayat alergi, ada kemungkinan hingga 70% bayi juga akan mengalami alergi.

Meskipun belum 100% benar, beberapa alergi pada bayi dapat dideteksi sejak dalam kandungan. Sebuah penelitian yang meneliti beberapa ibu hami menyebutkan janin mengalami refluks dan cegukan yang terus meningkat pada malam hingga pagi hari.

Namun, ketika beberapa makanan yang dikonsumsi si ibu dieliminasi, refluks dan cegukan janin berkurang. Dari penelitian ini menghasilkan bahwa bayi yang mengalami alergi makanan ada kemungkinan terjadi sejak dalam kandungan.

Gejala alergi pada bayi

Beberapa gejala pada tubuh bayi yang dapat dideteksi sebagai gejala alergi antara lain:

  • Kulit gatal-gatal dan ruam/memerah pada beberapa bagian
  • Batuk-batuk
  • Bersin-bersin
  • Diare
  • Muntah-muntah
  • Susah bernafas
  • Pembengkakan pada kulit atau bagian wajah seperti bagian wajah, lidah, atau bibir

Pencegahan alergi pada bayi

  1. Ketahui penyebab alergi pada bayi Anda
  2. Hindari alergen atau pemicu alergi
  3. Hindari merokok atau adanya asap rokok di sekitar bayi
  4. Jaga kebersihan lingkungan sekitar bayi
  5. Umumnya alergi tak ada obatnya. Obat hanya untuk meringankan gejala-gejala yang ditimbulkan
  6. Konsultasikan pada dokter jika alergi mengganggu aktifitas fisik bayi Anda