Ini Jawaban Yang Tepat Ketika Anak Bertanya Di Mana Allah SWT

3
1423

Rasa ingin tahu yang besar dalam diri anak terkadang membuat orangtua kebingungan mesti menjawab apa, bukan?

Terkadang orangtua berfikir apakah si Kecil akan paham dengan apa yang kita jelaskan. Karena alasan ini, banyak orangtua yang menjawab pertanyaan anak dengan asal-asalan atau membohonginya atau karena orangtua tidak tahu jawabannya, tapi tidak mau mengakui di depan anak bahwa kita juga tak tahu tentang hal itu.

Meskipun Ayah dan Bunda merasa kebingungan terhadap setiap pertanyaan si Kecil, orangtua perlu bersyukur dengan rasa ingin tahu anak. Ia sedang belajar untuk memahami sesuatu dan rasa ingin tahunya membuktikan bahwa ia sedang tertarik dengan sesuatu tersebut.

Menjawab pertanyaan anak butuh seni dan pengetahuan tentunya. Jawaban yang asal atau enggan menjawab, sedikit banyaknya akan berpengaruh pada mereka.

Nah, bagaimana jika anak mulai bertanya tentang hal berikut:

“Bunda, Allah SWT itu ada di mana sih?”

Apa jawaban Ayah dan Bunda jika si Kecil mulai mempertanyakan tentang Sang Pencipta? Perlu diingat ya, Bun untuk tidak menjawab dengan, “Nak, Allah itu ada di langit” atau “Nak, Allah itu ada di syurga” atau sejenisnya.

Secara tidak langsung, jawaban semacam ini akan menyesatkan logika anak. Ia akan beranggapan para astronot yang ke luar angkasa berarti bisa bertemu dengan Allah. Lalu, jika Allah ada di langit, berarti Allah tidak ada di bumi.

Allah ada di syurga juga dapat menafikan bahwa Allah Maha Besar. Anak akan berfikir bahwa syurga lebih besar daripada Allah SWT.

Nah, jawaban seperti di atas juga akan membuat si Kecil kembali bertanya-tanya. Jika pertanyaan-pertanyaan itu mereka utarakan, Ayah dan Bunda bisa meluruskan logikanya jika ada yang kurang tepat. Namun, jika pertanyaan anak tersimpan di memorinya dan tidak dikeluarkan, ini yang perlu dikhawatirkan akan menjadi kesalahan dalam logika si Kecil.

Hati-hati juga dengan jawaban, “Nak, Allah itu ada di mana-mana.”

Jawaban seperti ini khawatir akan membuat si Kecil berasumsi bahwa Allah itu banyak dan terbagi-bagi. Ini seperti konsep politeis Yunani Kuno.

Ini jawaban yang tepat ya, Bun

Beri pengertian pada anak bahwa Allah SWT itu sangat dekat dengan kita. Misal: “Nak, Allah itu dekat dengan kita lho. Allah ada selalu di hati setiap orang-orang yang shaleh, termasuk di hati kamu, Nak. Jadi Allah akan selalu bersamamu di mana pun kamu berada.”

Jangan lupa, ucapkan penjelasan di atas dengan menatap mata anak dan tersenyum manis ya, Bunda.

Jawaban seperti di atas sesuai dengan ayat berikut ini, Bun:

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat.” (QS. Al Baqarah: 186)

“Dan Dia bersammu di mana saja kamu berada.” (QS. Al Hadid: 4)

 

3 COMMENTS

  1. Maasya Allaah. Setuju sekali dgn jawaban Bunda Septi. Alhamdulillaah, sejak lama saya memberikan jawaban yg sama kepada anak didik ketika saya mengajar di TK beberapa tahun lalu. Ketiak anak bertanya ttg keberadaan Allaah, saya jawab sesuai Quran Surat Al-Baqoroh ayat 186. Bahwasannya Allaah itu ada dekat dgn kita. Allaah senantiasa bersama kita kapanpun, dimanapun.