Kisah Para Nelayan yang Dikutuk Menjadi Monyet

2
125

Sahabat Hafiz, tahukah kamu bahwa zaman dahulu pernah ada sekelompok manusia yang dikutuk oleh Allah SWT menjadi kera. Kenapa mereka bisa dikutuk? Yuk simak ceritanya!

Di tepi pantai sebuah negeri hiduplah sekelompok orang Bani Israil. Mereka adalah para nelayan yang sehari-hari bekerja menangkap ikan di laut. Hasil tangkapannya biasa mereka jual dan terkadang untuk dimakan sendiri bersama keluarganya.

Hari itu bertepatan dengan hari Sabtu. Allah SWT telah menetapkan hari Sabtu sebagai hari khusus untuk beribadah bagi kaum Bani Israil. Allah SWT menyuruh mereka meninggalkan semua pekerjaan mereka termasuk menangkap ikan di laut.

Pada hari itu para nelayan terkejut melihat ikan-ikan di laut bermunculan ke permukaan dan terlihat sangat banyak. Sedangkan di hari lain ikan-ikan tersebut seolah-olah bersembunyi, sehingga tangkapan yang mereka dapatkan sangat sedikit.

Karena melihat ikan di laut yang sangat banyak akhirnya sebagian diantara nelayan tersebut meninggalkan tempat ibadah, mereka memilih pergi ke laut untuk menangkap ikan-ikan tersebut.

“Ayo tangkap, ikannya besar-besar. Ini benar-benar hari keberuntungan untuk kita.” Kata salah satu dari mereka.

Mereka terlihat bahagia dan bersorak-sorai karena mendapatkan hasil tangkapan ikan yang sangat banyak, hingga penuh kapal-kapal yang mereka kemudi.

Namun, tidak lama setelah itu tiba-tiba mereka merasakan keanehan. Di sekujur tubuh mereka mulai ditumbuhi bulu-bulu hitam yang tebal, bulu-bulu itu terus menjalar sampai ke badan, tangan, kaki, leher, hingga menyelimuti seluruh wajah. Mereka terlihat seperti monyet.

“Tidaaakkk….!!!!”

Mereka berteriak melihat wajah masing-masing temannya.

“Dan tanyakanlah kepada Bani Israil tentang negeri yang terletak di dekat laut ketika mereka melanggar aturan pada hari Sabtu, di waktu datang kepada mereka ikan-ikan (yang berada di sekitar) mereka terapung-apung di permukaan air, dan di hari-hari yang bukan Sabtu, ikan-ikan itu tidak datang kepada mereka. Demikianlah Kami mencoba mereka disebabkan mereka berlaku fasik.” [QS. Al-‘A`rāf ayat 163]

Allah SWT telah murka kepada sebagian nelayan Kaum Bani Israil yang sombong dan tidak mau beribadah itu. Mereka lebih mementingkan ikan-ikan daripada ibadah. Akhirnya Allah SWT mengutuk mereka yang berangkat menangkap ikan di hari Sabtu menjadi monyet-monyet yang hina. Mereka malu dengan keadaan yang menimpanya dan menyesali perbuatannya. Tapi Allah SWT tidak mengampuni mereka.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here