MSG atau Micin, Benarkah Bisa Bikin Bodoh?

3
401

MSG atau vetsin selama ini selalu jadi bulan-bulanan ketika orang dianggap lemot atau lemah otak atau susah nyambung ketika diajak ngobrol. “Kebanyakan micin sih kamu.” Begitulah kurang lebih tanggapan banyak orang. Tapi, benar tidak ya micin ini punya pengaruh buruh terhadap fungsi otak atau bahkan menurunkan kecerdasan bagi yang mengonsumsinya?

Monosodium glutamate (MSG), asam glutamate, glutamic acid, kalium glutamate, sodium caseinate, ekstrak ragi, HVP, atau vetsin sering dijumpai hampir pada semua makanan. Dari sejarahnya, vetsin dibuat oleh seorang koki dari Jepang sebagai penguat rasa dan penyedap makanan. Memang benar, tanpa micin, masakan akan terasa lebih hambar.

Perlu diketahui kalau MSG ini tidak hanya sengaja ditambahkan dalam makanan tapi ada beberapa bahan makanan yang memang sudah mengandung MSG seperti unggas, daging sapi, ikan, rumput laut, tomat, keju parmesan, bahkan ASI. MSG alami ini ditemukan pada makanan yang mengandung protein tinggi.

Belum ada penelitian yang mampu membuktikan bahwa micin dapat menyebabkan kebodohan. Namun para peneliti sepakat bahwa konsumsi micin yang terlalu banyak setiap harinya dapat menyebabkan beberapa masalah seperti

1. Restaurant Syndrome

Biasa juga disebut dengan Restaurant Syndrome ini memiliki gejala berupa sakit kepala, kemerahan, kesemutan, jantung berdebar, nyeri dada, mual, lemah, letih, dan mengantuk. Sindrom ini bisa terjadi jika seseorang mengonsumsi MSG lebih dari 3 gram per hari. Kondisi ini bisa lebih parah jika orang tersebut sensitive terhadap micin.

2. Mempengaruhi janin dalam kandungan

Makanan yang mengandung MSG tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Beberapa label produk makanan telah memberikan label larangan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dan/atau anak di bawah usia 1 tahun.

3. Kerusakan sel saraf

Dalam sebuah artikel, seorang dokter di laman hellosehat menuliskan bahwa micin dapat membuat sel-sel saraf lebih aktif. Menurut dr Ivena, ini membahayakan karena reseptor-reseptor otak jadi terasang lebih aktif. Jika ini terus-terusan terjadi secara berlebihan, kata dr Ivena akan menyebabkan kematian neuron.

4. Sakit kepala

Sebagian orang yang sensitif terhadap MSG, sering mengeluhkan sakit kepala setelah mengonsumsinya. Penelitian juga menemukan fakta bahwa konsumsi micin dalam jangka panjang dapat meningkatkan tekanan darah (hipertensi).

5. Asma

Hasil penelitian lainnya menyebutkan kalau mengonsumsi MSG dalam jumlah yang berlebihan dapat memicu asma.

6. Merusak sel

Sejumlah peneliti mengklaim bahwa konsumsi MSG berlebih dapat merusak sel-sel dalam tubuh serta dapat merusak sel genetik. Penelitian lainnya menyebutkan bahwa micin berlebih dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal dan gangguan emosi dan depresi.

3 COMMENTS