[REVIEW] Film Animasi Anak yang Cerdas dan Menghibur

3
230
film animasi

“COMO tepuk tepuk senang sekali, semuanya bertepuk COMO, COMO!”

Penggalan lirik lagu di atas akan kita denger tiap kali lagu ini diputar di awal film. COMO (baca: ko-mo) adalah sebuah karakter berupa anak ayam dengan kemampuan spesial “pat a pat” (puk-puk) atau tepuk-tepuk kepala/pundak temannya untuk menghibur mereka karena sedang bersedih serta memberi mereka keberanian dan harapan lagi. Dalam perjalanannya, karakter COMO ini akan ditemani teman-temannya yang lain, seperti Wormy (si ulat), Toto (ayam), dan Wooba (anak itik).

Hiburan edukatif dari COMO dan lingkungannya

Film yang dikemas secara animasi ini singkatnya bercerita tentang kehidupan sehari-hari COMO, Ibu COMO (Bomi), dan teman-teman COMO di sebuah tempat bernama Kebun Bandi. Perjalanan COMO dimulai dari kelahirannya, bagaimana hubungan ia dan ibunya, sampai dengan bertemunya COMO dengan teman-temannya.

Film ini memberikan angin segar bagi anak-anak kecil jaman sekarang yang kalau dilihat-lihat masih butuh tontonan yang menghibur dan edukatif. Cerita yang disajikan ringan, mudah dipahami oleh anak-anak, tapi nggak lupa untuk menyelipkan nilai-nilai kehidupan yang penting untuk mulai dipupuk di masa kanak-anak.

Seperti betapa besarnya kasih sayang orang tua, arti persahabatan, dan rasa empati dan tolong-menolong. Setiap episode memberikan cerita dan nilai yang berbeda, jadi hiburan dapet, ilmu juga dapet. Pembuat film berhasil memanfaatkan Youtube sebagai media edukatif buat anak-anak yang kenyataannya lebih sering pegang gadget dan buka Youtube ketimbang misalnya, baca buku.

Dari segi penokohan, masing-masing karakter merupakan simbol yang menggambarkan sifat-sifat manusia pada umumnya. Seperti COMO sebagai simbol emosi, ia ceria namun juga sensitif. Ada juga Ibu COMO yang penuh kasih sayang, Wormy yang sifatnya di awal menjengkelkan namun ternyata setia kawan, atau Toto yang cerdas dan punya rasa keingintahuan yang tinggi. Setiap pesan dan sifat karakter ini disampaikan lewat cerita sehari-hari yang relatable sama kehidupan kita.

Satu nilai lebih berhak diberikan untuk segi visual animasinya. Seluruh gerak gerik, emosi dan mimik wajah dari tiap karakter ditampilkan dengan apik dan terkesan hidup. Dengan rata-rata durasi film selama 10 menit penonton nggak akan dibuat bosan dengan alur cerita ditambah adanya efek dramatisasi yang berhasil membangun momen ceritanya.

Penonton bisa merasakan emosi yang ditampilkan sejak episode kedua mulai dibuat naik turun karena adanya sentuhan drama dan pesan-pesan moral yang disampaikan membuat cerita menjadi lebih kuat. Meskipun hanya animasi, tapi penonton bisa melihat sifat yang ditampilkan dari tiap karakter juga ikut membaca pesan yang ingin disampaikan.

Tak hanya film, COMO juga menghibur lewat lagu-lagunya

Selain film animasi, COMO juga menghadirkan video lagu-lagu untuk anak yang dinyanyikan oleh karakter dalam film COMO, lho. Makin lengkap deh kebutuhan tontonan anak yang cerdas dan menghibur.

Di sisi lain, di samping menyaluti semangat si pembuat film untuk menggunakan Bahasa Indonesia. Sayangnya film ini belum dilengkapi dengan subtitle. Subtitle jadi komponen tambahan lain yang bisa menstimulasi adik-adik kita untuk latihan membaca sekaligus mengakomodir penonton disabilitas.

Selain itu, film masih jarang menampilkan dialog-dialog antar karakternya. Dan hanya dijelaskan lewat narasi, jadi penonton bisa aja bingung dengan suasana yang lagi digambarkan di film. Padahal, dengan adanya intensitas dialog bisa melatih anak-anak terlatih mendengar dan bisa cepat bicara Bahasa Indonesia.

Terlepas dari beberapa masukan di atas, film ini layak menjadi persembahan untuk seluruh anak Indonesia mendapatkan tontonan yang berkonten positif dan edukatif.

Daripada penasaran, film animasi COMO ini bisa langsung ditonton bareng keluarga dan anak-anak melalui link berikut.

Sebagai bentuk kasih sayang untuk semua anak Indonesia, yuk nyanyi bareng COMO!

“COMO tepuk tepuk bergembira, kusuka kusenang COMO COMO, kusayang temanku, COMO, COMO!”