Siap MPASI? Ini Resep MPASI Agar Disukai si Kecil

1
1830

Ketika usia anak masuk 6 bulan, sistem pencernaannya sudah mendekati kesempurnaan sehingga ia mulai bisa dikenalkan dengan makanan padat. Dan yang namanya pengenalan itu pasti dilakukan secara bertahap.

Karenanya bila anak rasanya sudah mengerti mengenai konsep makan dan sangat bersemangat dalam melakukannya (biasanya ini terjadi antara usia 6-9 bulan), maka bunda bisa menerapkan pola makan rutin seperti sarapan, makan siang, dan makan malam.

Biarkan ia terbiasa dengan pola makan tersebut meski ketika sedang tidak lapar. Sebab menurut dokter anak, Sara DuMond, MD, “tujuannya adalah agar si kecil belajar makan tepat waktu sebelum usia 1 tahun. Ini artinya anak harus rutin makan 3 kali sehari plus 2-3 waktu ngemil di antaranya (misanya dengan memberikan biskuit bayi). Dan perlakukan ASI atau susu formula sebagai pelengkap, bukan lagi sebagai makanan utama”. Untuk lebih jelasnya, bunda bisa mengikuti panduan berikut:

  • Usia 4-6 bulan, makan 2 kali sehari, masing-masing 2-4 sdm
  • Usia 7-12 bulan, makan 3 kali sehari, masing-masing sebanyak kepalan tangan bayi

Untungnya, tidaklah sulit untuk memilih bahan MPASI (Makanan pendamping ASI) itu. Bunda bisa mulai dengan beberapa jenis makanan berikut:

1. Sereal yang kaya zat besi (bulan pertama)

Dalam membuatnya Bunda bisa mencampurkan 1 sdt single-grain cereal dengan 4-5 sdt ASI atau susu formula. Begitu si kecil terbiasa menelan sereal encer tersebut, tingkatkan kepekatan adonannya dengan menambahkan jumlah serealnya.

2. Bubur (puree) dari buah, sayur, dan daging (6-8 bulan)

Untuk ini, Bunda bisa membuat bubur dari pisang, wortel, pepaya, alpukat, pear, ubi, kentang, jagung, kacang hijau, kacang merah, atau brokoli. Semakin beragam jenis buah atau sayur yang diberikan, maka kian bervariasi pula nutrisi yang si kecil dapatkan. Keberagaman resep 7 hari MPASI juga bisa menjauhkan si kecil dari rasa bosan akan citarasa makanan tertentu.

3. Makanan yang dicincang, digiling, atau dilumat (9-12 bulan)

Kalau sekiranya buah hati tidak siap berpindah ke tahap ke-3 ini, jangan paksakan. Namun bila ia siap maka tawarkan biskuit bayi, buah atau sayur yang teksturnya lunak, atau daging giling. Tak mengapa juga kalau bunda ingin memberikan nasi (yang lembek) atau casseroles pada fase ini.

Yang pasti adalah, hindari menyertakan bahan makanan ini di menu yang Bunda susun:

  • Madu – bisa menyebabkan keracunan dan penyakit serius bila diberikan terlalu dini
  • Sitrus – kalau buah hati alergi terhadap jeruk-jerukan, ia bisa terkena eksim atau ruam popok
  • Susu sapi – kandungan zat besinya minim sekali, tak seperti pada ASI atau susu formula
  • Kacang-kacangan, pop corn, kismis, atau gumpalan selai kacang – semua ini dapat membuatnya tersedak dan tercekik

Tips tambahan terakhir adalah, kenalkan juga cara makan yang benar, yakni cuci tangan lebih dulu, duduk di kursi, dan makan secara  tenang (tanpa nonton TV). Dengan begitu, si kecil bisa fokus dan tahu kapan waktunya ia merasa kenyang.

https://www.parents.com/baby/feeding/solid-foods/starting-solids-guide/