10 Tips Agar Keluarga Tetap Sehat Saat Cuaca Tak Menentu

1
3364

Assalamu’alaikum Ayah dan Bunda.

Akhir-akhir ini cuaca tak menentu, ya. Siang hari panas menyengat, dan kadang sore hingga pagi hari tiba-tiba turun hujan lebat. Terkadang, Ayah dan Bunda kehujanan di jalan. Dan si Kecil pun tambah senang bermain hujan. Flu, demam, batuk, kadang susah untuk diprediksi, dan tiba-tiba menyerang anggota keluarga.

Menjaga keluarga agar tetap fit tentu penting agar Ayah, Bunda, si Kecil, dan anggota keluarga lainnya terhindar dari sakit menular. Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan agar kondisi tubuh keluarga tetap terjaga?

  1. Penuhi kebutuhan cairan tubuh

Ingat ya sekitar 60% dari berat badan kita terdiri dari cairan. Cairan tubuh mempunyai banyak fungsi, diantaranya mengatur suhu tubuh, melancarkan peredaran darah, hingga membuang racun dan sisa makanan (detoksifikasi).

Jika kekuarangan  cairan, metabolisme tubuh akan terganggu. Nah, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, penting untuk membantu menjaga kesehatan. Tentu kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda. Usia, jenis kelamin, aktivitas, dan sebagainya mempengaruhi jumlah kebutuhan cairan untuk tubuh.

Di cuaca dingin,apalagi kalau kita beraktivitas di ruangan ber-ac, kadang tubuh tidak memberikan sinyal yang nyata saat kekurangan cairan. Oleh sebab itu, penting untuk tetap mengkonsumsi cukup air meskipun tidak merasa haus.

Bagi Ayah dan Bunda yang mempunyai si Kecil, tentu susah mengontrol asupan cairannya. Ayah dan Bunda bisa mengakalinya dengan hal lain, misalnya memberi bekal buah yang mengandung banyak air dan jus buah kesukaannya.

  1. Jaga asupan makanan

Selain air, asupan makanan juga penting untuk menjaga daya tahan tubuh agar tetap sehat di cuaca yang sering berubah secara drastis ini. Jangan lupa untuk tetap menjaga kebutuhan kalori terutama vitamin. Beberapa orang memilih mengkonsumsi tambahan vitamin dalam bentuk suplemen tambahan. Tentu ini tak masalah jika hanya dilakukan sesekali. Namun, lebih baik mengkonsumsi buah yang lebih kaya vitamin daripada suplemen. Suplemen dapat meningkatkan kerja ginjal, apalagi jika kebutuhan cairan tubuh kita pun tidak terpenuhi.

Nah untuk si Kecil, usahakan asupan vitamin terpenuhi dari makanan-makanan yang sehat. Sehingga ia tak membutuhkan suplemen tambahan lainnya. Empat sehat lima sempurna perlu diterapkan setiap hari bagi si Kecil.

  1. Perhatikan pola tidur

Kebutuhan tidur masing-masing individu tentu berbeda. Kualitas tidur sangat diperlukan untuk membiarkan tubuh beristirahat dan mengembalikan kondisi tubuh menjadi fit kembali. Penyakit-penyakit akibat cuaca ekstrim seperti flu dan demam, sangat berkaitan dengan kualitas istirahat kita. Namun, kuantitas istirahat jika perlu diperhatikan. Begadang hanya akan membuat tubuh bekerja lebih berat dan metabolisme tubuh yang seharusnya dilakukan pada saat kita tertidur pun terabaikan.

Untuk si Kecil, istirahat siang beberapa saat dapat mengembalikan tubuhnya tetap fit sehingga ia bisa melanjutkan belajar di petang hari atau tetap fit setelah subuh. Menetapkan jam tidur anak dan membiasakannya akan membantu mengatur pola tidur si Kecil.

  1. Konsumsi madu

Daripada mengkonsumsi suplemen vitamin tambahan, madu tentu pilihan bijak dan lebih sehat. Selain itu, Rasulullah SAW pun telah bersabda bahwa madu merupakan salah satu makanan yang bisa menjadi obat atau penyembuh. Salah satu hadist Rasulullah SAW, “Hendaklah kalian menggunakan dua obat yaitu madu dan Al Quran.” (HR. Ibnu Majah)

Banyak penelitian yang telah ungkap manfaat mengkonsumsi madu secara rutin. Beberapa manfaat itu antara lain sumber nutrisi yang lengkap, memerangi bakteri, meningkatkan metabolisme tubuh, menambah tenaga, meningkatkan daya tahan tubuh, dan masih banyak manfaat lainnya.

Nah, madu juga dapat dikonsumsi si Kecil. Namun, beberapa ahli kesehatan anak tidak menyarankan memberikan madu untuk anak di bawah usia 1 tahun. Dari sebuah penelitian akademi pediatri, menemukan bahwa madu mengandung spora botulisme  yang bisa menyebabkan keracunan pada bayi di bawah 1 tahun karena kekebalan tubuhnya belum sempurna.

  1. Olahraga yang cukup

Siapa yang tak setuju bahwa olahraga punya segudang manfaat atau justru merugikan? Ya, olahraga ringan yang tidak memforsir tubuh secara berlebihan, sangat bermanfaat untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Apalagi bagi Ayah dan Bunda yang bekerja di kantor, duduk terlalu lama, sehingga tubuh jarang digerakkan secara maksimal, olaharaga merupakan solusi untuk membuat otot tidak kaku. Sekedar berjalan mengelilingi komplek rumah, serta menghirup udara bagi hari, akan membuat Ayah dan Bunda kembali segar. Darah yang mengalir dalam tubuh akan kaya dengan oksigen. Ini akan membatu otak dapat bekerja secara maksimal.

  1. Sedia payung atau jas hujan

Kadang kita mengabaikan untuk membawa payung atau jas hujan saat pergi keluar rumah jika hari tak mendung. Padahal di cuaca ekstrim, kadang pagi langit sangat cerah dan tidak ada tanda-tanda hujan turun. Namun, menjelang sore, tiba-tiba hujan turun dengan deras dan kadang disertai dengan angin. Nah, daripada mengambil resiko kehujanan saat pulang kerja, lebih baik untuk tetap sedia jas hujan di tas atau jok motor. Begitu pula dengan si Kecil. Siapkan jas hujan atau payung kecil agar bisa ia bawa setiap hari.

  1. Jaga kebersihan lingkungan

Hujan, air tergenang, identik dengan demam berdarah. Selain itu, saat udara lembab, virus dan bakteri juga cepat berkembang. Oleh sebab itu, jaga kebersihan diri, tempat tinggal, dan lingkungan sekitar untuk memutus siklus virus, bakteri, dan perkembangbiakan serangga pembawa penyakit di keluarga Ayah dan Bunda. Jangan biarkan barang-barang bekas atau taman yang tidak terurus menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk.

  1. Saat kena hujan

Kadang kehujanan tidak bisa dihindari lagi karena berbagai alasan. Jika hal ini terjadi, mandi dan keramas menggunakan air hangat setelah sampai di rumah dapat membuat tubuh tetap hangat dan menghindari terserang flu atau demam. Nah, jika hal ini tak memungkinkan untuk dilakukan, minimal ganti pakaian yang basah dengan pakaian kering. Pakaian basah, meski itu tak terlalu menganggu aktivitas Anda, hanya akan membuat tubuh tetap dingin dan mudah terserang penyakit. Setelah mandi, siapkan minuman hangat atau sup hangat bisa menghangatkan tubuh dari dalam.

  1. Jaga jarak dengan penderita flu

Virus yang tersebar lewat udara, termasuk flu sangat cepat sekali menyebar. Kita sudah menjaga asupan makanan, asupan vitamin, kebersihan diri dan lingkungan. Tapi kadang tidak dapat menghindari virus dari penderitanya langsung. Jaga jarak dengan penderita flu atau gunakan masker saat berada di temapt umum seperti jalan, stasiun kereta api, halte bus, dapat menjadi pilihan tepat untuk menghindari persebaran virus.

  1. Hindari penggunaan antibiotik

Hanya gunakan antibiotik sesuai dengan resep dokter. Jika mendapat antibiotik dari resep dokter, minum sesuai resep dan habiskan sesuai dengan jumlah antibiotik yang diberikan oleh dokter tersebut. Jika antibiotik tidak dikonsumsi sesuai yang dianjurkan dokter atau jika terlalu sering mengkonsumsinya, dikhawatirkan tubuh dapat kebal terhadap antibiotik tersebut. Sehingga justru saat benar-benera dibutuhkan, antibiotik tidak akan berdampak lagi bagi tubuh kita. Nah, jika bisa dihindari, tak perlu mengkonsumsi antibiotik jika hanya flu atau demam ringan.

Insya Allah tips ini dapat membantu Ayah dan Bunda dalam menjaga kondisi keluarga, terutama bagi si Kecil. Yuk, ajari si Kecil untuk hidup sehat sejak dini. Agar hidup sehat tak hanya menjadi pilihan tapi gaya hidup hingga ia dewasa.

1 COMMENT