Cara Mudah Atasi Bayi Cegukan

0
6382
bayi cegukan

Cegukan atau dalam bahasa medis disebut singultus sangat sering terjadi. Meskipun ini bukan tanda dari gangguan pertumbuhan si Kecil, namun situasi ini membuat kita tak nyaman, bukan. Apalagi jika bayi kita yang mengalami cegukan. Tentu bikin kita cemas dan kasihan juga, kan? Meskipun saat bayi cegukan terkadang terlihat menggemaskan yaa.

Kondisi cegukan ditandai dengan bunyi khas “hik” ini terjadi karena tertutupnya pita suara secara tiba-tiba karena kontraksi pada diafragma yang memisahkan rongga dada dan rongga perut.  Masing-masing bayi memiliki kondisi yang berbeda termasuk soal cegukan ini. Ada bayi yang memang lebih rentan mengalami cegukan.

Menurut dr. Allert Noya dan dr. Marianti, dokter pengampu di Alodokter.com menyebutkan bahwa untuk mengatasi cegukan pada bayi, perhatikan hal berikut:

1. Gendong bayi dengan posisi yang benar

Untuk menghilangkan cegukan pada bayi, coba gendong ia dalam posisi tegak selama kurang lebih 20 menit. Kemudian tepuk dan usap-usap dengan lembut bagian punggung bayi sambil badannya digoyangkan perlahan.

2. Perhatikan kemiringan botol saat menyusui

Ketika memberi minum bayi dengan botol, usahakan kemiringan botol sekitar 45 derajat dan tidak terlalu tegak. Sehingga udara mengalir perlhan ke bagian bawah botol. Beri minum dengan perlahan dan porsi yang sedikit tapi cukup sering. Karena makan dan minum dalam porsi banyak sekaligus dan cepat akan membuat udara masuk ke perut dan menimbulkan kontraksi diafragma.

3. Pangku si Kecil saat menyuapi

Pangku si Kecil dalam posisi tegak atau dudukan pada tempat yang nyaman saat memberinya makan. Hal ini untuk mencegah dan mengurangi jumlah udara yang masuk ke dalam perut.

4. Perhatikan suhu makanan dan minuman

Perubahan suhu yang tiba-tiba di dalam perut juga dapat menjadi salah satu penyebab cegukan. Coba hindari memberikan makanan atau minuman yang panas dan dingin dalam waktu yang berdekatan pada anak.

Tanda bahaya cegukan bayi

Normalnya, cegukan hanya terjadi selama beberapa menit saja, baik untuk orang dewasa maupun pada bayi. Namun, jika si Kecil sering mengalami cegukan dan dengan durasi yang lebih dari 10 menit, ada indikasi bayi menderita gastroesophageal reflux atau reflux lambung. Selain cegukan, reflux lambung diiringi dengan:

  • Sakit perut setelah makan dan muntah
  • Bayi melengkungkan tubuhnya ke depan setelah atau selama makan
  • Menangis lebih sering
  • Meludah atau berliur lebih sering dari biasanya

Nah, jika si Kecil mengalami cegukan disertai dengan tanda di atas, coba konsultasikan dengan dokter ya, Bunda.