Cara Mudah Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan

3
2002

Berat badan bukan masalah baru bagi mayoritas perempuan, bukan? Kenaikan berat badan kadangkala menjadi momok bagi kita. Namun hal ini tidak dipedulikan ketika kita sedang mengandung si Kecil. Kenaikan berat badan yang cukup signifikan saat hamil tidak lagi membuat kita cemas. Yang terpenting si Kecil sehat dan mendapat nutrisi baik di dalam sana. Tapi kecemasan dan keinginan untuk menurunkan kembali berat badan muncul kembali setelah melahirkan si Kecil.

Ikuti cara mudah berikut ini bagi Bunda yang menginginkan badan ideal setelah melahirkan:

  1. Tak perlu diet ketat

Bunda baru saja melahirkan si Kecil, baik secara normal ataupun bedah sesar, tentu keduanya cukup melelahkan tubuh Bunda. buang jauh-jauh kata “diet” bahkan “diet ketat” saat Bunda baru melahirkan. Selain hal tersebut menyiksa Bunda, juga akan menyiksa si Kecil. Saat ini, si Kecil membutuhkan nutrisi yang lengkap dari Bunda dari ASI yang ia minum. Selain itu, asupan gizi yang seimbang akan menghindarkan Bunda dari stres atau baby blues.

  1. Berikan ASI ekslusif

ASI adalah keistimewaan dari Allah SWT bagi para perempuan. Bagi bayi, ASI adalah sumber nutrisi dan makanan terbaik baginya. Belum ada produk lain yang menyamai kandungan nutrisi dalam ASI. Beberapa penelitian menyebutkan ASI tak hanya bermanfaat bagi si Kecil, tapi juga bagi Bunda. Menurut Shape.com dalam setaiap ons air susu yang dihasilkan Bunda mampu membakar kalori sekitar 20 kalori. Artinya, menyusi dapat membakar kalori sebesar 300-500 kalori setiap harinya. Karena bayi biasanya mengkonsumsi ASI sebanyak 19-30 ons ASI.

Hal ini karena ASI juga mengandung kalori. Sehingga ketika Bunda menyusui, otomatis kalori pada ASI juga akan ditransfer pada si Kecil.

  1. Olahraga ringan

Tak perlu memforsir tubuh Bunda dengan olahraga berat. Cukup dengan perbanyak jalan kaki di pagi hari dan lakukan peregangan otot, baik otot tangan, panggul, dan kaki. Konsultasikan dengan dokter kapan Bunda boleh melakukan olahraga ringan. Apalagi jika Bunda telah melakukan bedah sesar.

  1. Membersihkan rumah

Tentu kita setuju, aktivitas membersihkan rumah bukan hal yang sepele. Apalagi saat kita mempunyai bayi yang baru lahir. Namun aktivitas ini cukup bermanfaat untuk membakar kalori. Jika Bunda tidak punya banyak waktu untuk melakukan olahraga ringan, aktivitas memberskan rumah, mencuci sendiri pakaian si Kecil, memasak, dan sebagainya akan membantu Bunda dalam membakar kalori tubuh dengan cepat.

  1. Jaga asupan makanan

Banyak asumsi yang menyatakan bahwa ketika si Kecil menyusu berarti Bunda harus makan lebih banyak bahkan 2 porsi sekaligus. Namun, asumsi ini tak sepenuhnya benar. Karena yang diserap bayi saat menyusu dari Bunda hanyalah nutrisi makanan dari yang Bunda makan. Jadi yang tepat adalah tetap memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil dan Bunda, bukan memperbanyak porsi makannya.

Perbanyak makan sayur dan buah serta makan dalam porsi kecil namun sering. Ini lebih membantu Bunda dalam menjaga berat badan dan juga asupan nutrisi untuk si Kecil. Hindari camilan yang tinggi kalori, gula serta garam.Beberapa pilihan camilan yang bisa Bunda konsumsi antara lain: wortel, apel, almond, yoghurt, kacang-kacangan, gandum atau oatmeal, susu kedelai, dll.

  1. Istirahat yang cukup

Ketika Bunda mempunyai bayi yang baru lahir, tak dapat dipungkiri bahwa Bunda akan kekurangan waktu untuk istirahat. Karena si Kecil harus menyusu setiap 1-2 jam sekali baik siang maupun malam. Belum lagi untuk mengganti popoknya, dan ketika si Kecil rewel. Tentu waktu untuk istirahat adalah yang sangat berharga untuk Bunda. Meski demikian, istirahat yang cukup sangat diperlukan Bunda untuk tetap menjaga kesehatan tubuh. Istirahat cukup juga diyakini dapat mengontrol tingkat stres Bunda.

Penelitian terhadap para ibu yang tidur kurang dari 5 jam per hari memiliki peluang berat badan naik lebih besar dibanding para ibu yang tidur sekitar 5-7 jam per hari.

  1. Aktivitas dengan si Kecil

Bercengkrama dengan si Kecil diyakini akan membuat tubuh Bunda melepaskan hormon oksitosin. efek oksitosin berpengaruh pada respon emosi Bunda. Di mana hormon ini dapat membangun ketenangan, kepercayaan, menstabilkan emosi, dan memicu fungsi fisik. Dengan menghindari stres, metabolisme tubuh akan rileks dan

  1. Minum air putih

Jangan lupa untuk minum air putih dan hindari minuman siap minum (soft drink) untuk menurunkan berat tubuh. Air putih bermanfaat untuk malancarkan sistem metabolisme tubuh dan juga bermanfaat untuk produksi ASI. Oleh sebab itu, perbanyak minum air putih ya, Bunda.