Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengajak Balita Mudik Naik Kereta

0
247
mudik naik kereta

Sudah sejak lama setiap orang mudik sebagian besar akan memilih untuk naik kereta api. Selain harganya lebih terjangkau, ruang yang digunakan juga relatif lebih luas jika dibandingkan dengan fasilitas angkutan lainnya.

Ini akan sangat bermanfaat untuk Anda yang memiliki balita. Namun, ada beberapa hal lain yang perlu Anda perhatikan saat mengambil keputusan untuk menggunakan kereta api saat perjalanan mudik. Terlebih lagi jika mudik Anda memakan waktu yang cukup lama hingga lebih dari tujuh jam.

Ada sekitar 12 Hal Yang Perlu Dipersiapkan Saat Mudik Bersama Si Kecil. Anda harus pintar memilah hal-hal yang benar-benar diperlukan oleh si kecil. Seperti yang ada di bawah ini.

Yuk langsung saja simak bersama:

1. Melakukan Pemesanan Tiket

Jika ingin mudik menggunakan kereta api tentu saja Anda harus memesan tiket sejak jauh-jauh hari. Berbeda jika Anda mudik menggunakan mobil, Anda tidak perlu memesan tiket.

Sebaiknya gunakan fasilitas pemesanan tiket menggunakan aplikasi agar lebih banyak promo, tidak perlu kawatir karena pemesanan tiket sudah bisa diakukan sejak 90 hari sebelum hari H.

Anda bisa memilih tanggal yang tidak terlalu mepet dengan Hari raya, menghindari terjadinya kepadatan. Ini akan membuat anak Anda lebih nyaman saat perjalanan.

Selain itu, Anda juga sebaiknya memilih jam malam untuk keberangkatannya agar saat perjalanan justru menjadi jam tidur anak Anda.

2. Memesan lebih banyak kursi

Jika Anda mudik membawa satu atau dua balita, sebaiknya Anda memesan lebih banyak kursi. Anda bisa memesan empat kursi sekaligus berhadap-hadapan. Ini akan membuat anak Anda lebih nyaman karena memiliki ruang gerak yang lebih luas.

Jika anak Anda merasa tidak nyaman, jangan harap Anda bisa duduk manis. Balita bisa mengalami tantrum dan menangis sepanjang perjalanan.

3. Membawa Mainan Kesukaan Si Kecil

Membawa mainan kesukaannya adalah hal yang harus Anda perhatikan, si kecil akan merasa lebih nyaman jika membawa beberapa mainan. Dia tidak merasa bosan lagi saat perjalanan panjang.

4. Membawa Camilan atau Makanan

Anda juga boleh membawa camilan atau bekal dari rumah. Tentu saja selain hemat, Anda juga tahu kandungan gizi yang terkandung di makanan tersebut.

Namun, bawa secukupnya saja. Disebabkan Anda membawa anak balita, Anda juga harus ekstra dalam membawa barang-barang keperluan lainnya. Jangan sampai Anda kewalahan antara membawa barang dan membawa anak.

5. Membawa Pakaian Ganti dan Popok Ekstra

Namanya saja anak balita tentu selalu ada saja ulahnya. Sehingga pakaian yang dipakai biasanya harus beberapa kali diganti. Anda harus menyiapkan beberapa helai baju ganti di tempat yang mudah Anda raih.

Popok juga sangat penting karena Anda tentu akan merasa kerepotan kalau anak Anda buang air kecil tanpa Anda sadari.

6. Memberitahu Secara Perlahan pada Anak

Jika Anda akan melakukan perjalanan mudik yang cukup jauh, sebaiknya Anda beritahu perlahan-lahan anak Anda, atau bahasa kerennya adalah sounding. Ceritakan hal-hal yang menarik di desa Anda.

Biarkan anak Anda merasa lebih antusias dan penasaran dengan desa yang diceritakan Anda. Dia akan lebih termotivasi untuk melakukan perjalanan menggunakan kereta.

Mengajak balita untuk melakukan perjalanan jauh merupakan hal yang sangat menantang. Bagaimana tidak? Anda harus bisa menghandle anak yang sedang mengalami masa  aktif-aktifnya. Bahkan Anda juga tidak boleh malu saat anak Anda mengajak untuk berjalan melewati setiap gerbong kereta.

Semoga bermanfaat dan jangan lupa pantau artikel yang selanjutnya ya, akan ada banyak informasi penting lainnya.

Source image  https://akcdn.detik.net.id/visual/2018/03/01/8c8187cb-159d-424b-a74a-92405a11e89a_169.jpeg?w=900&q=90