Kenali Payudara Anda Untuk Deteksi Dini Kanker Payudara

6
2720

Sang Pencipta menciptakan tubuh perempuan lebih unik dibanding dengan tubuh laki-laki. Tubuh perempuan memiliki lebih banyak kelenjar dibandingkan dengan tubuh laki-laki. Oleh sebab itu, perempuan rentan mengidap berbagai penyakit jika ditemukan kelenjar yang memproduksi hormon tertentu terlalu aktif. Salah satunya pada jaringan sel payudara.

Kanker payudara merupakan tumor ganas di mana ada benjolan yang tumbuh secara abnormal pada sel payudara, baik di saluran susu, kantung susu, ataupun jaringan payudara lainnya. Pada kanker payudara stadium 1, benjolan yang tumbuh tak lebih dari 2 cm dan sering tak disadari atau diabaikan oleh penderita. Nah, melakukan pemeriksaan dini sebelum sel kanker menyebar tentu lebih baik sebagai antisipasi lebih lanjut.

Tidak semua benjolan pada payudara merupakan kanker atau tumor ganas. Sebagian besar benjolan pada payudara merupakan tumor jinak yang tidak bersifat kanker. Namun, kita tetap perlu waspada dan perlu untuk melakukan pemeriksaan medis jika kita menemukan:

  • Benjolan keras pada payudara atau ketiak. Biasanya ketika diraba menggunakan jari, benjolan ini tidak bergerak
  • keluarnya cairan dari putting payudara. Cairan ini bukanlah cairan ASI
  • keluar darah dari putting payudara
  • Permukaan kulit payudara berkerut atau terdapat cekungan
  • Adanya ruam kemerahan di sekitar putting dan kulit payudara
  • Ada perubahan ukuran dan bentuk payudara, terutama saat kita mengangkat payudara dan menggerakan lengan
  • Bagian sekitar puting menjadi berkerak atau kering
  • Ada rasa sakit atau rasa tidak nyaman yang cukup sering pada payudara
  • Puting payudara masuk ke dalam disertai dengan putih terasa nyeri
Berikut beberapa cara periksa payudara sendiri:
  • Bukalah pakaian bagian atas dan berdiri di depan cermin dengan lengan di samping tubuh. Perhatikan bentuk, ukuran, dan warna kulit payudara termasuk bagian puting, apakah ada perubahan atau tidak
  • Coba kencangkan otot dada dengan meletakkan tangan di pinggang dan tekan kuat-kuat. Perhatikan payudara di cermin dari bagian depan, tampak samping kanan, dan kiri. Apakah ada perubahan bentuk atau terlihat aneh pada payudara kita
  • Letakkan kedua tangan di belakang kepada dan tekan dalam-dalam. Perhatikan payudara, termasuk di bagian bawah. Apakah ada perubahan pada payudara kita atau normal
  • Periksalah apakah ada cairan yang keluar dari putting. Kita bisa tempatkan jempol dan jari telunjuk di sekitar putting, lalu tekan perlahan, dan perhatikan apakah ada cairan keluar
  • Raba payudara dengan gerakan melingkar. Untuk memudahkannya bisa dalam keadaan berbaring dan mengolesi tangan dengan lotion atau bisa dilakukan saat mandi dengan melumuri tangan menggunakan sabun. periksa apakah ada benjolan atau perubahan pada payudara

Kita bisa melakukan pemeriksaan sendiri dan mengenali perubahan pada payudara kita sedini mungkin. Pemeriksaan seperti di atas dapat kita lakukan 3 bulan sekali. Dan ini bisa dilakukan lebih sering jika usia kita di atas 50 tahun. Kita juga perlu untuk mengenali penyebab kanker payudara yang dapat meningkatkan resikonya menjangkit pada kita.

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa kanker stadium awal tidak terdeteksi oleh penderita karena kurang menyadari perubahan pada payudaranya. Di sini pasangan memegang peran penting dalam melihat perubahan yang tampak mata dari tubuh kita. Oleh sebab itu, tak hanya perempuan yang perlu memahami gejala pada kanker payudara, namun juga laki-laki.

Nah, jika menemukan benjolan atau beberapa ciri yang kasat mata seperti yang dijelaskan di atas, tak perlu panik. Segera konsultasikan ke dokter untuk melakukan pemeriksaan secara medis.