Meraih Cinta Allah di 10 Malam Terakhir Ramadhan

3
223

Kehadiran Ramadhan sangatlah istimewa, di bulan ini merupakan saat Al-Quran pertama kali diturunkan melalui surat Al-Alaq yang ayat pertamanya menuliskan, “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan.” Ayat ini disampaikan oleh malaikat Jibril kepada Rasulullah di Gua Hira. Malam itu kini diperingati sebagai Nuzulul Quran.

Tak hanya pertama kali turunnya ayat suci Al-Quran, khususnya di 10 hari terakhir malam Ramadhan Allah Swt memberikan hadiah kepada orang-orang pilihan dan bertaqwa dengan-Nya melalui malam Lailatul Qadr. Dalam salah satu hadist disampaikan, “Carilah lailatul qadr pada tangga ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan” (HR Bukhari)

Kekasih Allah, Rasulullah SAW turut mengencangkan ibadahnya kepada Allah SWT di 10 hari terakhir ini. Mari, sebagai umatnya yang beriman, teladani apa yang telah beliau contohkan kepada kita melalui 8 amalan ini:

1. I’tikaf di Masjid

Di sunnahkan untuk melakukan itikaf (berdiam di masjid) selama sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, terutama di malam-malam ganjil. Kegiatan ini dianjurkan bagi mereka yang mampu secara fisik dan tidak berhalangan. Lakukan segala kegiatan yang dapat meningkatkan ketaqwaan kepada Allah ketika itikaf mulai dari shalat 5 waktu, shalat sunnah, membaca Allah dan memperbanyak dzikir kepada Allah.

2. Membaca Al-Quran

Setiap kata dalam Al-Quran mengandung pahala, terutama jika dibacakan di bulan Ramadhan. Membaca dan mengamalkan isi Al-Quran akan menjadikan kita golongan orang-orang yang bertaqwa dan beriman.

3. Memperbanyak Shalat Sunnah terutama shalat Tarawih

Bulan Ramadhan merupakan waktu yang sangat tepat untuk meningkatkan ibadah kita. Lakukanlah shalat-shalat sunnah seperti dhuha, tahajjud, hajat, istikharah dan shalat sunnat sebelum serta sesudah shalat fardu. Namun diantara ibadah-ibadah tersebut di bulan Ramadhan ini sangat istimewa karena terdapat shalat Tarawih dan witir. Nilainya akan semakin bertambah jika dilakukan di masjid secara berjamaah.

Di beberapa masjid memang memiliki keragaman rakaat yang dilakukan yaitu 11 rakaat dan 23 rakaat. Pilihlah masjid yang rakaatnya sesuai dengan kemampuan Ayah dan Bunda.

4. Menjemput Lailatul Qadr di malam-malam ganjil 

Orang-orang yang beriman berlomba-lomba untuk mendapatkan malam ini. Keberkahan Lailatul Qadr tertulis dalam Al-Quran salah satunya dalam surat Ad-Dukhan, “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan Sesungguhnya Kamilah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah (yaitu) urusan yang besar dari sisi kami. Sesungguhnya kami adalah yang mengutus rasul-rasul,” (QS Ad-Dukhan: 3-5)

5. Berdoa

Salah satu waktu yang mustajab adalah berdoa saat berpuasa. Panjatkan doa sebanyak-banyaknya, namun tetaplah selalu pasrahkan hanya kepada Allah.  Manusia jangan memaksakan pengabulan doa karena yang berhak mengijabah doa dan menentukan waktu yang tepat hanyalah Allah Swt.

6. Berdzikir

Lafazkan dzikir dan ayat-ayat Allah untuk memberikan ketenangan di dalam hati dan jiwa.

7. Sedekah

Sedekah dan berbagi dapat menambahkan keimanan kepada Allah Swt dan menumbuhkan rasa syukur kepada Allah Swt. Karena segala rezeki yang kita miliki bukan milik kita seutuhnya.  Mari siapkan segala amalan terbaik kita.

8. Umrah

Beribadah umrah di bulan Ramadhan merupakan salah satu destinasi yang ideal, kita dapat menikmati umrah rasa haji insyaallah.

Bagi mereka yang mampu, menunaikan ibadah ini dianjurkan. Dalam sebuah hadistnya  Rasulullah saw bersabda: “Umrahlah kamu pada bulan Ramadhan karena umrah pada bulan Ramadhan sebanding dengan melaksanakan ibadah haji.” (HR. An-Nasai)