5 Cara Tepat Agar Anak Tidak Kecanduan Gadget

3
169

Sebuah gadget dewasa ini rupanya sudah mulai bertransisi menjadi kebutuhan primer. Hampir setiap orangtua telah “membekali” anak-anak mereka dengan gadget. Alasannya, untuk memudahkan anak-anak berkomunikasi dengan orangtua mereka yang rata-rata memiliki mobilitas tinggi.

Namun yang wajib disadari setiap orangtua adalah penggunaan gadget pada anak sangat tidak disarankan karena akan memiliki dampak buruk bagi kehidupan mereka.

Dampak yang paling terlihat adalah hilangnya rasa empati dan waktu bersosialisasi dengan teman-temannya karena mereka sibuk dengan gadget masing-masing.

Dampak lainnya adalah timbulnya beberapa macam penyakit yang disebabkan tubuh yang terus membungkuk dan kurang bergerak.

Selain itu yang perlu diwaspadai adalah faktor kecanduan yang bisa mengarah kepada tindakan kriminal, karena anak terpengaruh dengan apa yang ditonton atau dimainkan.

Common Sense Media telah mensurvey sedikitnya 350 orangtua di Philadelphia. Hasilnya anak-anak usia 4 tahun sudah memiliki ponsel tanpa pengawasan dari orangtua.

Uswitch.com merilis laporan bahwa sekitar dua juta anak di bawah 8 tahun telah memiliki gadget. Dan sepertiga diantaranya mulai menggunakan perangkat mobile tersebut sejak berusia 3 tahun.

Bagaimana dengan di Indonesia?

Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) tahun 2016 telah melakukan serangkaian survey. Hasilnya sebanyak 18,4% dari total pengguna internet di Indonesia adalah anak-anak dengan rentang usia 10 hingga 24 tahun.

Data-data di atas tentu saja menjadi fenomena yang mengkhawatirkan karena pengguna internet di Indonesia terus meningkat sekitar 10% setiap tahunnya.

Dan ini sudah menjadikan Indonesia sebagai pengguna internet nomor enam di dunia! (sumber: kominfo.go.id)

Karena itu menjadi PR yang utama bagi para orangtua untuk mengurangi penggunaan gadget yang menjadi penyebab anak-anak kecanduan perangkat tersebut.

Pada tulisan kali ini hafidzfanclub.com akan memberikan tips yang bisa dilakukan oleh orangtua agar anak-anak mereka tidak kecanduan gadget.

Inilah 5 cara mengatasi anak-anak yang kecanduan gadget.

1. Diskusikan secara hangat

Orangtua bisa memulai dengan mengajak anak-anak duduk dan berbicara mengenai ketergantungan mereka terhadap gadget. Orangtua juga bisa menjelaskan bahayanya menggunakan perangkat-perangkat seperti itu dalam waktu yang lama.

Komunikasi yang bersahabat akan membuat anak lebih memahami apa maksud dari orangtua mereka.

2. Beri contoh penggunaan yang tepat

Orangtua sebagai role model bagi anak seharusnya bisa memberikan contoh bagaimana menggunakan hp, komputer ataupun perangkat lain dengan lebih bijak.

Orangtua tidak mungkin bisa meminta anak-anak untuk mengurangi aktifitasnya menggunakan gadget jika sehari-harinya anak-anak justru melihat orangtuanya terus-terusan menggunakan gadget.

Jika sedang berada di rumah, batasi penggunaan perangkat-perangkat tersebut dan mulailah menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak-anak.

3. Alihkan dengan alternatif yang lebih sehat

Ada baiknya orangtua mendukung kegiatan-kegiatan anak yang bersifat outdoor.

Mengalihkan anak-anak kepada hobi mereka seperti berkemah, berenang, futsal dan sebagainya lebih baik daripada membatasi mereka dengan hapenya tanpa ada alternatif lain.

4. Terapkan Aturan

Jika orangtua memandang perlu memberikan anak-anak sebuah smartphone, misalnya, maka perlu diterapkan sebuah aturan yang ketat.

Orangtua bisa membuat poin-poin perjanjian yang harus disepakati bersama anak. Hal ini sekaligus melatih anak untuk jujur dan bertanggung jawab.

Dalam hal ini orangtua juga perlu memperhatikan usia dan kebutuhan anak-anak. Jika yang dibutuhkan hanyalah sarana untuk berkomunikasi saja, maka pemberian ponsel dengan fitur minimal akan lebih bijak.

5. Apresiasi

Berikanlah semacam reward atau hadiah jika anak-anak sudah mulai bisa mengurangi kecanduannya dengan gadget.

Dengan memberikan apresiasi ini anak-anak akan semakin termotivasi untuk melepas ketergantungannya akan gadget.

Semoga artikel ini bermanfaat.

3 COMMENTS