7 Tips Agar Keuangan Tetap Stabil Setelah Lebaran

0
302
tips keuangan

Sudah menjadi tradisi abadi, usai dari libur panjang lebaran pasti semua orang akan mulai panik melihat isi dompet yang mulai mengering. Tentu saja karena saat liburan ada banyak keperluan yang harus dipenuhi.

Contohnya seperti membelikan oleh-oleh pada keluarga, membagikan angpau pada keponakan, dan juga membeli tiket mudik serta kebutuhan kecil lainnya. Hal—hal kecil seperti ini yang tanpa kita sadari membuat uang kita cepat berkurang.

Ayah dan Bunda tentu harus lebih teliti dan menganalisa pengeluaran selama lebaran. Setelah itu  barulan saat usai lebaran, Ayah dan Bunda bisa memperbaiki pola pengeluaran yang kurang terkendali. Sebaiknya Ayah dan Bunda juga menerapkan 7 Poin Penting Kelola Keuangan Saat Ramadhan, agar keuangan lebih stabil.

Ada beberapa tips agar keuangan Ayah dan Bunda tetap stabil setelah lebaran berlangsung, simak di bawah ini :

1. Membatasi Penggunaan Kartu Kredit

Tunggakan kartu kredit akan selalu menjadi beban tersendiri untuk Anda, oleh sebab itu sebaiknya Anda mengurangi penggunaan kartu kredit saat jalan bersama teman. Gunakan uang cash yang sudah Anda anggarkan.

Belilah barang yang benar-benar Anda butuhkan, jangan boros karena boros sangat dekat dengan perilaku mubazir. Anda tentu tahu mubazir adalah perilaku yang tidak baik dan tidak disukai Allah.

Meskipun nantinya pasti selalu ada pengeluaran yang tidak terduga, Anda harus bisa mengatasinya dengan baik.

2. Selalu Berkomitmen Pada Anggaran Liburan

Agar mengurangi risiko belanja di luar kebutuhan, Anda harus menetapkan sebuah rencana anggaran liburan yang sudah Anda buat.

Sebelum masa libur lebaran berakhir usahakan uang Anda masih ada yang tersisa di ATM. Jangan habiskan uang anggaran Anda karena ini akan membebankan pikiran Anda sendiri nantinya. Anda akan berpikir bagaimana untuk melunasi hutang yang belum terbayarkan, membayar kos, membayar uang kuliah, dan banyak lagi.

Oleh sebab itu, gunakan uang Anda sebaik mungkin dan selalu menjaga komitmen dengan mengikuti rencana anggaran liburan yang sudah Anda buat.

3. Mencatat Semua Pengeluaran Saat Liburan

Agar liburan berikutnya Anda bisa lebih terkontrol dan lebih disiplin lagi, Anda bisa menggunakan cara yang sedikit kuno ini. Catatlah semua pengeluaran Anda, bisa di buku atau di catatan nota telepon pintar Anda.

4. Membawa Bekal Makan Siang

Setelah tahu bahwa liburan lalu Anda mengeluarkan banyak uang dan membuat keuangan Anda sedikit kacau, inilah saatnya Anda memperbaiki keadaan agar bisa kembali stabil.

Anda bisa mulai dengan berhemat, dengan membawa bekal sendiri ke kantor. Anda bisa menghemat daripada membeli makanan di luar yang jelas-jelas lebih mahal dan belum tahu kandungan gizinya.

5. Mengganti Transportasi

Jika sebelumnya Anda menggunakan transportasi ojek yang memiliki tarif hingga Rp 30.000 namun Anda bisa sampai di kantor lebih cepat, Anda bisa menggantinya dengan transportasi umum yang memiliki tarif jauh lebih murah dari ojek.

6. Carilah Promo

Cara agar keuangan cepat stabil setelah lebaran adalah dengan mencari barang-barang kebutuhan dengan harga promo dan diskon. Ini supaya Anda bisa lebih berhemat dan menjaga keuangan agar tetap stabil setelah lebaran.

7. Menyisihkan Gaji Anda

Saat sebulan usai dari liburan, Anda harus fokus untuk mengembalikan stabilitas keuangan Anda, cara yang paling cepat adalah menyisihkan uang gaji Anda. Tentunya lebih besar dibanding biasanya, karena uang gaji di bulan pertama ini adalah uang pengganti saat Anda liburan.

Selain itu, jika Anda tidak langsung menyisihkannya tentu saja uang gaji akan cepat habis tanpa Anda sadari.

Itulah tadi beberapa tips agar keuangan tetap stabil setelah lebaran. Semoga bermanfaat dan jangan lupa pantau artikel yang selanjutnya ya, akan ada banyak informasi penting lainnya.