Kenali Tanda Tumor Otak Pada Anak Yang Kadang Terlihat Sepele

1
265
tumor otak

Ayrton Magali, anak kedua dari aktris Marcella Zalianty kembali menjalani perawatan di rumah sakit. Magali, sapaan si Kecil berumur 5 tahun ini, divonis menderita tumor otak sejak berumur 1 tahun. Marcella bercerita tanda-tanda sebelum Magali divonis dengan penyakitnya.

Awalnya ia menyangka Magali tidaklah sakit parah. Ia menjelaskan bahwa Magali sempat muntah-muntah selama 3 hari dan batuk yang tak kunjung reda selama 2 minggu. Namun dokter yang memeriksa saat itu mengatakan hal tersebut adalah normal. Biasanya anak kecil muntah untuk mengeluarkan slam atau dahak.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, Magali divonis menderita tumor otak. Ayah dan Bunda, gejala tumor otak ternyata sering tak terlihat serius dan bahkan gejalanya seperti penyakit ringan. Nah, mari kenali salah satu penyakit yang banyak menyerang anak di bawah usia 10 tahun ini.

Pengertian dan Penyebab

Tumor otak adalah kondisi di mana ada pertumbuhan jaringan sel abnormal dalam tengkorak. Ini bisa berupa tumor otak jinak yang umumnya tumbuh lambat atau tumor ganas (kanker). Untuk tumor otak primer, tumbuh dari pembuluh darah di otak, syaraf yang muncul dari otak atau selaput yang menutupi otak.

Penyakit tumor otak menyebabkan kerusakan pada jaringan otak secara langsung dan menyebabkan gangguan fungsional dari sistem saraf pusat. Gangguan yang mungkin terjadi akibat hal ini seperti gangguan motorik, sensorik, panca indera, bahkan gangguan kognitif.

Penyebab timbulnya tumor otak hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Namun, demikian seperti halnya pada tumor lainnya, faktor genetik dan pengaruh lingkungan seperti radias atau virus diduga memiliki peran yang cukup bermakna meskipun sebagian besar dianggap secara sporadik.

Gejala – Gejala Tumor Otak

1. Kejang-kejang

Merupakan gejala awal yang dijumpai pada lebih dari 50% pada penderita yang akhirnya divonis tumor otak setelah pemeriksaan klinis. Kejang karena tumor otak terbagi atas 2 yaitu kejang fokal dan kejang umum.

Biasanya kejang fokal terjadi jika tumor berada di permukaan otak , terutama di sisi kanan dan kiri kepala. Sedangkan kejang umum, terjadi jika ada penekanan terhadap cortex cerebri atau akibat adanya pembengkakan otak.

2. Muntah-muntah

Muntah pada kasus tumor otak sering terjadi tanpa didahului rasa mual. Hal ini akibat peningkatan tekanan intra cranial. Muntah pada kasus ini biasanya bersifat proyektif atau menyembur.

3. Sakit kepala

Sakit kepala atau nyeri kepala biasanya dirasakan ketika bangun tidur yang semakin lama semakin sering terasa. Awalnya, sakit kepala pada penderita tumor dapat diobati dengan obat analgetik. Namun, lama-kelamaan obat tersebut tidak berkhasiat lagi untuk penderita tumor otak.

4. Gangguan ketajaman penglihatan

Ganggunan jarak pandang atau ketajaman mata bisa terjadi jika tumor menekan saraf opticus.

Gejala-gejala di atas layaknya gejala penyakit pada umumnya. Oleh sebab itu jika ada keluhan berkelanjutan, lebih baik Ayah dan Bunda segera kembali ke dokter untuk meminta alternatif pemeriksaan lainnya.

1 COMMENT