Penanganan Pertama Bayi Kejang

2
752
kejang pada bayi

Ketika si kecil sakit, tentu akan membuat orangtua menjadi panik dan sangat khawatir. Terutama ketika bayi Anda mengalami demam yang cukup tinggi yaitu sekitar 39 derajat Celcius. Demam yang tinggi bisa mengakibatkan kejang. Tetapi pada umumnya bayi yang mengalami kejang biasanya terjadi diantara usia 6 bulan sampai dengan 5 tahun.

Kejang biasanya dapat terjadi ketika bayi menderita demam yang disebabkan oleh virus ataupun setelah imunisasi. Berikut merupakan ciri-ciri kejang yang dialami oleh bayi yang perlu diketahui:

  • Kejang terjadi pada seluruh tubuh
  • Kejang berlangsung dengan waktu antara 10 – 15 menit.
  • Mengalami kejang setidaknya sekali dalam waktu 24 jam.
  • Hilang kesadaran
  • Menggetarkan kedua tangan dan kakinya.
  • Bola matanya berputar.
  • Kadang disertai dengan berhentinya nafas.
  • Biasanya disertai dengan muntah atau mengigau atau menggumam.

Dari beberapa ciri-ciri kejang di atas tentu saja Anda sebagai orangtua tidak boleh panik. Karena kepanikan justru tidak akan mengubah keadaan. Cobalah untuk berfikir lebih jernih untuk apa yang akan Anda lakukan selanjutnya dan bagaimana penanganannya.

Inilah beberapa tips yang pasti akan membantumu untuk pertolongan pertama pada bayi yang kejang:
  • Tetap tenang dan jangan panik
  • Jauhkan dari barang barang berbahaya
  • Letakkan bayi pada tempat yang nyaman dan datar sehingga terhindar dari jatuh
  • Posisikan si Kecil menghadap ke samping
  • Kendurkan dan lepaskan pakaiannya
  • Jangan memasukkan apapun ke dalam mulutnya meskipun obat atau minuman.
  • Jangan menahan geraknya
  • Catat waktu kejang yang dialaminya
  • Ketika usai kejang bayi biasanya akan mengantuk atau sedikit hilang kesadaran, biarkan ia terlelap dan terus mengawasinya hingga tersadar kembali
  • Membawanya ke dokter untuk penanganan lebih lanjut

Kejang yang terjadi biasanya bukan menjadi tanda tanda yang berbahaya untuk si kecil, tetapi tentu saja kita sebagai orang tua perlu mewaspadainya. Jangan sampai terlambat untuk menyadari apa yang diderita oleh sang buah hati.

Ada kalanya juga kejang menjadi tanda-tanda penyakit serius seperti epilepsi, bahkan meningitis. Kejang juga dapat mengakibatkan kerusakan saraf dan mengganggu kemampuan berfikir pada anak-anak.

Anak yang pernah mengalami kejang biasanya akan berulang pada tahun yang sama. Kejang juga dapat terjadi jika ada anggota keluarga yang memiliki riwayat yang sama.

Faktor-faktor lainnya yang dapat mempengaruhi diantaranya adalah:
  • usia bayi kurang dari 12 bulan
  • suhu yang sangat rendah ketika terjadinya kejang
  • waktu kejang yang sangat singkat
  • riwayat epilepsi pada orang tua dan keluarga
  • terjadinya kejang demam yang kompleks

Jika terjadi kejang, biasanya dokter akan memberikan obat penurun panas pada bayi malalui anus untuk menghindari muntah dan tersedaknya obat dalam mulut bayi.

Itulah beberapa tips penanganan pertama untuk bayi yang kejang. Sebaiknya, kejang dapat dapat dihindari dan dicegah sebelum terjadi. Caranya adalah dengan memberikan obat penurun panas seperti paracetamol atau ibuprofen ketika bayi menderita demam.

Jangan lupa untuk mengukur suhu tubuhnya dengan thermometer dan mberikan asi yang cukup agar terhindar dari dehidrasi. Kompres juga lipatan lipatan tubuhnya dengan air yang hangat seperti selangkangan, dahi, dan juga ketiak.

Dan jika kejang terus terjadi pada waktu yang cukup berdekatan, Ayah dan Bunda harus membawa si kecil ke dokter spesialis anak untuk memeriksanya lebih lanjut. Semoga bermanfaat!

2 COMMENTS

  1. Terimakasih infonya min sangat bermanfaat 👍👍 semoga ga terjadi ya dg anak2 kita 🙏 Alhamdulillah anakku blm pernah kejang semoga ga pernah ngalamin. Tp penting jg membaca artikel2 spt ini buat nambah2 ilmu min bisa berbagi dg org sekitar.. Semoga berkah dan dbls bnyk kebaikan kepada admin dan penulis artikel 🙏🙏 aamiin..

  2. Terimakasih sdh berbagi min sangat bermanfaat 👍👍 semoga ga terjadi ya dg anak2 kita 🙏 Alhamdulillah anakku blm pernah kejang semoga ga pernah ngalamin. Tp penting jg membaca artikel2 spt ini buat nambah2 ilmu. Semoga berkah dan dbls bnyk kebaikan kepada admin dan penulis artikel 🙏🙏 aamiin..