Menumbuhkan Pribadi si Kecil agar Cinta Al Quran

0
180

Orangtua bertanggungjawab penuh untuk membentuk kepribadian anak di masa mendatang. Ayah dan Bunda punya peran penting dalam kehidupan mereka.

Di tengah perkembangan zaman sekarang ini, tentu tidak mudah untuk membentuk kepribadian si Kecil karena banyaknya pengaruh dari luar keluarga.

Jika si Kecil tidak didekatkan dengan Al Quran sejak dini, cukup susah untuk mendekatkan mereka ketika mereka sudah dewasa.

“Siapa yang mempelajari AL Quran ketika masih muda, maka Al Quran itu menyatu dengan daging dan darahnya. Dan ketika mempelajarinya ketika dewasa, ilmu itu akan lepas darinya dan tidak melekat pada dirinya.” (HR. Abu Hurairah) 

Nah, lalu bagaimana agar si Kecil menjadi pribadi yang dekat dengan Al Quran dan mencintai Al Quran sebagai pedoman hidup mereka kelak.

Ikuti tips berikut ini agar si Kecil menjadi generasi yang cinta Al Quran:

1. Mengajak Anak Untuk Mengerti Keutamaan Membaca Al-Qur’an

Bunda, yang paling pertama untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap Al Quran yakni dengan mengajak mereka mengerti dan memahami keutamaan membaca Al Quran. Ini akan memotivasi si Kecil dalam mempelajari Al Quran.

2. Bangun Budaya Membaca Al-Qur’an di Dalam Rumah

Baitiy Jannatiy. Rumahku, Surgaku. Untuk membentuk si Kecil akan jadi seperti apa, semua dimulai dari rumah.

Si Kecil membutuhkan role model atau tauladan bagi mereka. Untuk membuat anak mencintai Al Quran, rumah sendiri pun harus mencermainkan hal tersebut. Ayah, Bunda, dan anggota keluarga yang berada di rumah, perlu menunjukan cintanya terhadap Al Quran salah satunya dnegan menerapkan budaya membaca Al Quran setiap harinya.

3. Ajak anak memahami arti Al Quran minimal 5 menit per hari

Tak hanya membacanya saja, namun ajak si Kecil untuk memahami arti ayat-ayat yang telah diajarkan padanya. Bacakan artinya pada mereka. Tak perlu lama-lama. Cukup 5 menit setiap harinya, asalkan dilakukan dengan konsisten. Ini akan membuat si Kecil memahami Al Quran tidak hanya bacaannya saja tapi juga dari arti dan cerita dibaliknya.

4. Mengambil Pelajaran dari Keluarga yang Menghafal Al-Qur’an

Banyak cara untuk memotivasi anak agar mereka menjadi generasi yang cinta al quran. Tak cukup dengan keluarga sebagai motivasi bagi si Kecil. Ayah dan Bunda bisa mengambil contoh keluarga lain yang menghafal Al Quran dan menceritakannya pada si Kecil. Keluarga lain ini tak hanya sebagai motivasi untuk si Kecil tapi juga pengingat dan penyemangat bagi Ayah dan Bunda sekalian.

5. Perdengarkan kepada mereka Al-Quran dengan suara yang merdu dan menarik hati

Allah SWT mencintai keindahan. Apalagi manusia sebagai makhluknya. Secara kodrat tentu kita akan menyukai keindahan, termasuk bagi anak-anak. Dengan suara yang indah dan merdu dalam membaca Al Quran, akan lebih menarik hati bagi-bagi si Kecil.

6. Hadirkan kisah-kisah yang cocok untuk usia mereka

Setiap ayat dalam Al Quran mempunyai cerita atau asbabun nuzul (kejadian dibalik sebab turunnya ayat tersebut). Bacakan kisah-kisah inspiratif yang cocok dengan usia mereka. Dan kembangkan imajinasi anak melalui cerita-cerita dalam ayat-ayat Al Quran tersebut.

Jika Ayah dan Bunda biasa membacakan dongeng pada si Kecil, cobalah untuk mengenalkan kisah-kisah Al Quran sebagai dongeng pengantar tidur mereka.

Selamat mencoba. Semoga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi Rabbani yang cinta Al Quran. Allahuma Amiin.